A.
Pendahuluan
Obat dapat didefinisikan sebagai bahan
yang menyebabkan perubahan dalam fungsi biologis melalui proses kimia (Katzung,
2001). Obat dapat berbentuk padat dalam suhu ruang (misalnya: aspirin,
atropine), cair (misalnya: etanil), atau bentuk gas (misalnya: nitrous oxide)
(Margono dan Retnaningsih, 2013).
Pentingnya bidan untuk mempelajari
farmakologi agar dapat memahami tentang efek dari obat yang diharapkan sehingga
mampu mengevaluasi efek pengobatan. Obat adalah suatu substansi atau bahan yang
digunakan untuk mendiagnosa, menyembuhkan, mengatasi membebaskan suatu penyakit
untuk mendapatkan efek terafeutik namun bisa salah dapat mengakibatkan alergi
dan shock bahkan kematian oleh karena itu sebagai tenaga kesehatan harus
mengetahui betul hal – hal yang berhubungan dengan pemberian obat dan teknik
pemberian obat (Walyani, 2014).